{"id":6351,"date":"2026-02-04T13:45:28","date_gmt":"2026-02-04T05:45:28","guid":{"rendered":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/"},"modified":"2026-02-04T13:45:28","modified_gmt":"2026-02-04T05:45:28","slug":"scrum-101-a-quick-guide","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/","title":{"rendered":"Scrum 101: Panduan Cepat"},"content":{"rendered":"<h2><strong>Apa itu Scrum?<\/strong><\/h2>\n<p>Scrum adalah kerangka manajemen proyek agile yang populer digunakan untuk proyek-proyek dinamis seperti pengembangan perangkat lunak. Kerangka ini mengutamakan kolaborasi, komunikasi, dan perbaikan berkelanjutan.<\/p>\n<p><img alt=\"Customized Scrum Process Canvas\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\"\/><\/p>\n<h2><strong>Komponen Kerangka Kerja Scrum<\/strong><\/h2>\n<p>S<a href=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/scrum-101-a-comprehensive-guide-to-agile-project-management-for-beginners\/\">kerangka kerja scrum<\/a> terdiri dari peran berikut ini, 3 artefak, 5 acara, dan 5 Nilai:<\/p>\n<p><img alt=\"Scrum in 3 Minutes\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/3355-scrum-framework.png\"\/><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Peran:<\/strong>\n<ul>\n<li><em>Pemilik Produk:<\/em> Menentukan dan memprioritaskan fitur produk.<\/li>\n<li><em>Master Scrum:<\/em> Memfasilitasi acara-acara, melatih tim.<\/li>\n<li><em>Tim Pengembangan:<\/em> Menghasilkan peningkatan produk yang siap dikirim.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Artefak:<\/strong>\n<ul>\n<li><em>Backlog Produk:<\/em> Daftar fitur produk dan persyaratan.<\/li>\n<li><em>Backlog Sprint:<\/em> Subset dari backlog produk untuk sprint.<\/li>\n<li><em>Peningkatan Produk:<\/em> Item-item backlog yang selesai pada akhir setiap sprint.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Acara:<\/strong>\n<ul>\n<li><em>Sprint:<\/em> Periode kerja terbatas waktu (biasanya 2-4 minggu).<\/li>\n<li><em>Perencanaan Sprint:<\/em> Menentukan tujuan sprint dan merencanakan pekerjaan.<\/li>\n<li><em>Scrum Harian:<\/em> Rapat kemajuan harian.<\/li>\n<li><em>Ulasan Sprint:<\/em> Menunjukkan peningkatan produk.<\/li>\n<li><em>Rapat Refleksi Sprint:<\/em>Merefleksikan sprint dan mengidentifikasi perbaikan.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><strong>Nilai-nilai:<\/strong>\n<ul>\n<li><em>Keterbukaan:<\/em>Komunikasi dan pengambilan keputusan yang transparan.<\/li>\n<li><em>Keteguhan hati:<\/em>Mengambil risiko, kejujuran, dan menangani masalah secara langsung.<\/li>\n<li><em>Rasa hormat:<\/em>Menghargai semua anggota tim dan kontribusi mereka.<\/li>\n<li><em>Fokus:<\/em>Berfokus pada tugas dan menghindari gangguan.<\/li>\n<li><em>Komitmen:<\/em>Berkomitmen pada tujuan proyek, nilai tim, dan proses Scrum.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Cara Kerja Scrum<\/strong><\/h2>\n<ol>\n<li>Perencanaan sprint kolaboratif.<\/li>\n<li>Rapat harian Scrum untuk memantau kemajuan dan perencanaan.<\/li>\n<li>Ulasan Sprint untuk menunjukkan produk.<\/li>\n<li>Refleksi Sprint untuk refleksi dan perbaikan.<\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Manfaat Scrum<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li>Fleksibilitas yang meningkat.<\/li>\n<li>Kolaborasi dan komunikasi yang ditingkatkan.<\/li>\n<li>Transparansi proyek yang ditingkatkan.<\/li>\n<li>Prediktabilitas yang lebih tinggi dalam jadwal dan anggaran.<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p><a href=\"https:\/\/www.visual-paradigm.com\/scrum\/what-is-scrum\/\">Scrum<\/a>adalah kerangka kerja agile yang kuat yang meningkatkan kolaborasi, transparansi, dan efisiensi. Dengan memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola dan berfokus pada perbaikan berkelanjutan, Scrum membantu tim menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Cari pelatihan atau sumber daya online untuk menerapkan Scrum secara efektif dalam pekerjaan Anda. Jadilah penganut prinsip-prinsip Scrum untuk manajemen proyek yang kolaboratif, efisien, dan sukses.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu Scrum? Scrum adalah kerangka manajemen proyek agile yang populer digunakan untuk proyek-proyek dinamis seperti pengembangan perangkat lunak. Kerangka ini mengutamakan kolaborasi, komunikasi, dan perbaikan berkelanjutan. Komponen Kerangka Kerja Scrum Skerangka kerja scrum terdiri dari peran berikut ini, 3 artefak, 5 acara, dan 5 Nilai: Peran: Pemilik Produk: Menentukan dan memprioritaskan fitur produk. Master Scrum: Memfasilitasi acara-acara, melatih tim. Tim Pengembangan: Menghasilkan peningkatan produk yang siap dikirim. Artefak: Backlog Produk: Daftar fitur produk dan persyaratan. Backlog Sprint: Subset dari backlog produk untuk sprint. Peningkatan Produk: Item-item backlog yang selesai pada akhir setiap sprint. Acara: Sprint: Periode kerja terbatas waktu (biasanya 2-4 minggu). Perencanaan Sprint: Menentukan tujuan sprint dan merencanakan pekerjaan. Scrum Harian: Rapat kemajuan harian. Ulasan Sprint: Menunjukkan peningkatan produk. Rapat Refleksi Sprint:Merefleksikan sprint dan mengidentifikasi perbaikan. Nilai-nilai: Keterbukaan:Komunikasi dan pengambilan keputusan yang transparan. Keteguhan hati:Mengambil risiko, kejujuran, dan menangani masalah secara langsung. Rasa hormat:Menghargai semua anggota tim dan kontribusi mereka. Fokus:Berfokus pada tugas dan menghindari gangguan. Komitmen:Berkomitmen pada tujuan proyek, nilai tim, dan proses Scrum. Cara Kerja Scrum Perencanaan sprint kolaboratif. Rapat harian Scrum untuk memantau kemajuan dan perencanaan. Ulasan Sprint untuk menunjukkan produk. Refleksi Sprint untuk refleksi dan perbaikan. Manfaat Scrum Fleksibilitas yang meningkat. Kolaborasi dan komunikasi yang ditingkatkan. Transparansi proyek yang ditingkatkan. Prediktabilitas yang lebih tinggi dalam jadwal dan anggaran. Kesimpulan Scrumadalah kerangka kerja agile yang kuat yang meningkatkan kolaborasi, transparansi, dan efisiensi. Dengan memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola dan berfokus pada perbaikan berkelanjutan, Scrum membantu tim menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Cari pelatihan atau sumber daya online untuk menerapkan Scrum secara efektif dalam pekerjaan Anda. Jadilah penganut prinsip-prinsip Scrum untuk manajemen proyek yang kolaboratif, efisien, dan sukses.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_title":"","_yoast_wpseo_metadesc":"","_eb_attr":"","neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","fifu_image_url":"","fifu_image_alt":"","footnotes":""},"categories":[13,6],"tags":[],"class_list":["post-6351","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-agile-scrum","category-agile-development"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu Scrum? Scrum adalah kerangka manajemen proyek agile yang populer digunakan untuk proyek-proyek dinamis seperti pengembangan perangkat lunak. Kerangka ini mengutamakan kolaborasi, komunikasi, dan perbaikan berkelanjutan. Komponen Kerangka Kerja Scrum Skerangka kerja scrum terdiri dari peran berikut ini, 3 artefak, 5 acara, dan 5 Nilai: Peran: Pemilik Produk: Menentukan dan memprioritaskan fitur produk. Master Scrum: Memfasilitasi acara-acara, melatih tim. Tim Pengembangan: Menghasilkan peningkatan produk yang siap dikirim. Artefak: Backlog Produk: Daftar fitur produk dan persyaratan. Backlog Sprint: Subset dari backlog produk untuk sprint. Peningkatan Produk: Item-item backlog yang selesai pada akhir setiap sprint. Acara: Sprint: Periode kerja terbatas waktu (biasanya 2-4 minggu). Perencanaan Sprint: Menentukan tujuan sprint dan merencanakan pekerjaan. Scrum Harian: Rapat kemajuan harian. Ulasan Sprint: Menunjukkan peningkatan produk. Rapat Refleksi Sprint:Merefleksikan sprint dan mengidentifikasi perbaikan. Nilai-nilai: Keterbukaan:Komunikasi dan pengambilan keputusan yang transparan. Keteguhan hati:Mengambil risiko, kejujuran, dan menangani masalah secara langsung. Rasa hormat:Menghargai semua anggota tim dan kontribusi mereka. Fokus:Berfokus pada tugas dan menghindari gangguan. Komitmen:Berkomitmen pada tujuan proyek, nilai tim, dan proses Scrum. Cara Kerja Scrum Perencanaan sprint kolaboratif. Rapat harian Scrum untuk memantau kemajuan dan perencanaan. Ulasan Sprint untuk menunjukkan produk. Refleksi Sprint untuk refleksi dan perbaikan. Manfaat Scrum Fleksibilitas yang meningkat. Kolaborasi dan komunikasi yang ditingkatkan. Transparansi proyek yang ditingkatkan. Prediktabilitas yang lebih tinggi dalam jadwal dan anggaran. Kesimpulan Scrumadalah kerangka kerja agile yang kuat yang meningkatkan kolaborasi, transparansi, dan efisiensi. Dengan memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola dan berfokus pada perbaikan berkelanjutan, Scrum membantu tim menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Cari pelatihan atau sumber daya online untuk menerapkan Scrum secara efektif dalam pekerjaan Anda. Jadilah penganut prinsip-prinsip Scrum untuk manajemen proyek yang kolaboratif, efisien, dan sukses.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Visual Paradigm Guides Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-04T05:45:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vpadmin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\"},\"headline\":\"Scrum 101: Panduan Cepat\",\"datePublished\":\"2026-02-04T05:45:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\"},\"wordCount\":281,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\",\"articleSection\":[\"Agile &amp; Scrum\",\"Agile Development\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\",\"url\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\",\"name\":\"Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\",\"datePublished\":\"2026-02-04T05:45:28+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/292e97a06c90d6d605ddfd451bfdfe6f\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Agile &amp; Scrum\",\"item\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/category\/agile-scrum\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Scrum 101: Panduan Cepat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/\",\"name\":\"Visual Paradigm Guides Indonesia\",\"description\":\"Smart guides for an AI-driven world\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia","og_description":"Apa itu Scrum? Scrum adalah kerangka manajemen proyek agile yang populer digunakan untuk proyek-proyek dinamis seperti pengembangan perangkat lunak. Kerangka ini mengutamakan kolaborasi, komunikasi, dan perbaikan berkelanjutan. Komponen Kerangka Kerja Scrum Skerangka kerja scrum terdiri dari peran berikut ini, 3 artefak, 5 acara, dan 5 Nilai: Peran: Pemilik Produk: Menentukan dan memprioritaskan fitur produk. Master Scrum: Memfasilitasi acara-acara, melatih tim. Tim Pengembangan: Menghasilkan peningkatan produk yang siap dikirim. Artefak: Backlog Produk: Daftar fitur produk dan persyaratan. Backlog Sprint: Subset dari backlog produk untuk sprint. Peningkatan Produk: Item-item backlog yang selesai pada akhir setiap sprint. Acara: Sprint: Periode kerja terbatas waktu (biasanya 2-4 minggu). Perencanaan Sprint: Menentukan tujuan sprint dan merencanakan pekerjaan. Scrum Harian: Rapat kemajuan harian. Ulasan Sprint: Menunjukkan peningkatan produk. Rapat Refleksi Sprint:Merefleksikan sprint dan mengidentifikasi perbaikan. Nilai-nilai: Keterbukaan:Komunikasi dan pengambilan keputusan yang transparan. Keteguhan hati:Mengambil risiko, kejujuran, dan menangani masalah secara langsung. Rasa hormat:Menghargai semua anggota tim dan kontribusi mereka. Fokus:Berfokus pada tugas dan menghindari gangguan. Komitmen:Berkomitmen pada tujuan proyek, nilai tim, dan proses Scrum. Cara Kerja Scrum Perencanaan sprint kolaboratif. Rapat harian Scrum untuk memantau kemajuan dan perencanaan. Ulasan Sprint untuk menunjukkan produk. Refleksi Sprint untuk refleksi dan perbaikan. Manfaat Scrum Fleksibilitas yang meningkat. Kolaborasi dan komunikasi yang ditingkatkan. Transparansi proyek yang ditingkatkan. Prediktabilitas yang lebih tinggi dalam jadwal dan anggaran. Kesimpulan Scrumadalah kerangka kerja agile yang kuat yang meningkatkan kolaborasi, transparansi, dan efisiensi. Dengan memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola dan berfokus pada perbaikan berkelanjutan, Scrum membantu tim menghasilkan produk berkualitas tinggi secara konsisten. Cari pelatihan atau sumber daya online untuk menerapkan Scrum secara efektif dalam pekerjaan Anda. Jadilah penganut prinsip-prinsip Scrum untuk manajemen proyek yang kolaboratif, efisien, dan sukses.","og_url":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/","og_site_name":"Visual Paradigm Guides Indonesia","article_published_time":"2026-02-04T05:45:28+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png","type":"","width":"","height":""}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"vpadmin","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/"},"headline":"Scrum 101: Panduan Cepat","datePublished":"2026-02-04T05:45:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/"},"wordCount":281,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png","articleSection":["Agile &amp; Scrum","Agile Development"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/","url":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/","name":"Scrum 101: Panduan Cepat - Visual Paradigm Guides Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png","datePublished":"2026-02-04T05:45:28+00:00","author":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#\/schema\/person\/292e97a06c90d6d605ddfd451bfdfe6f"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#primaryimage","url":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png","contentUrl":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/customizing-scrum-process.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/scrum-101-a-quick-guide\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Agile &amp; Scrum","item":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/category\/agile-scrum\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Scrum 101: Panduan Cepat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/#website","url":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/","name":"Visual Paradigm Guides Indonesia","description":"Smart guides for an AI-driven world","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6351"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6351\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/guides.visual-paradigm.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}