Lompat ke konten
Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW
Home » TOGAF » Pihak yang Berkepentingan Utama dalam TOGAF: Siapa yang Menggerakkan Arsitektur Perusahaan?

Pihak yang Berkepentingan Utama dalam TOGAF: Siapa yang Menggerakkan Arsitektur Perusahaan?

Rangka Kerangka Arsitektur The Open Group (TOGAF) menawarkan struktur yang kuat untuk merancang, merencanakan, menerapkan, dan mengelola arsitektur perusahaan. Meskipun menjadi sumber daya yang berharga, tidak semua profesional dalam organisasi terlibat dengan TOGAF. Sebaliknya, peran-peran tertentu lebih mungkin menggunakan kerangka kerja ini, masing-masing dengan tanggung jawab unik yang berkontribusi terhadap inisiatif arsitektur perusahaan yang sukses.

1. Arsitek Perusahaan (EAs)

Arsitek Perusahaan adalah pengguna utama TOGAF. Profesional ini ditugaskan untuk mengembangkan dan mempertahankan praktik arsitektur perusahaan dalam suatu organisasi. Bergantung pada konteksnya, EAs bisa menjadi staf internal atau konsultan eksternal. Tanggung jawab utama mereka meliputi:

  • Adopsi TOGAF: Mengintegrasikan kerangka kerja ke dalam proses organisasi.
  • Keterlibatan: Melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan dalam proses pengembangan arsitektur.
  • Sertifikasi: Banyak EAs mencari sertifikasi TOGAF, dengan lebih dari 100.000 profesional yang bersertifikasi di seluruh dunia menurut The Open Group.

EAs sangat penting untuk menyelaraskan strategi TI dengan tujuan bisnis, sehingga pemahaman mereka terhadap TOGAF menjadi esensial.

2. Kepala Informasi (CIOs)

CIOs bertanggung jawab atas strategi dan tata kelola TI organisasi. Keterlibatan mereka dengan TOGAF sangat penting karena beberapa alasan:

  • Tata Kelola: Memastikan dokumentasi dan pengelolaan aset TI yang efektif.
  • Penetapan Sumber Daya: Menjaga agar pembuat keputusan tetap informasi mengenai distribusi sumber daya TI.
  • Penyelarasan: Pemahaman yang kuat terhadap TOGAF membantu CIOs menyelaraskan inisiatif TI dengan tujuan bisnis inti.

CIOs menggunakan TOGAF untuk membimbing upaya TI yang mendukung visi strategis perusahaan.

3. Manajer TI

Sementara CIOs mengelola pengawasan tingkat tinggi, Manajer TI fokus pada operasional harian sistem TI. Keterlibatan mereka dengan TOGAF meliputi:

  • Pelaksanaan: Menerjemahkan strategi arsitektur menjadi tindakan praktis.
  • Justifikasi Perubahan: Berkomunikasi mengenai kebutuhan perubahan teknologi yang signifikan kepada tim dan pemangku kepentingan mereka.
  • Perspektif: Manajer TI harus mempertimbangkan arsitektur dari sudut pandang atas ke bawah maupun bawah ke atas untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Pemahaman mereka terhadap TOGAF sangat penting untuk memastikan bahwa alur kerja operasional selaras dengan tujuan strategis.

4. Arsitek Sistem

Arsitek Sistem mengkhususkan diri dalam merancang dan mengelola sistem komponen organisasi. Tanggung jawab mereka terkait TOGAF mencakup:

  • Desain Sistem: Menciptakan aplikasi dan teknologi yang selaras dengan kerangka arsitektur perusahaan.
  • Praktik Terbaik: Memastikan kepatuhan terhadap praktik terbaik dalam manajemen data dan kinerja sistem.
  • Penyelesaian Masalah: Melakukan analisis tingkat sistem dan merekomendasikan optimalisasi.

Arsitek Sistem mengandalkan TOGAF untuk memastikan desain mereka koheren dan selaras dengan arsitektur keseluruhan.

5. Analis Bisnis

Analis Bisnis memainkan peran penting dalam menghubungkan proses bisnis dengan sistem TI. Interaksi mereka dengan TOGAF meningkatkan efektivitas mereka dalam beberapa cara:

  • Metodologi Terstruktur: Memanfaatkan kerangka kerja TOGAF untuk merancang dan mengelola proses bisnis.
  • Kesesuaian: Memastikan kesesuaian antara tujuan bisnis dan strategi TI, sambil mendokumentasikan arsitektur saat ini dan yang direncanakan.
  • Evaluasi: Mengidentifikasi dan mengevaluasi metode dan teknologi yang dapat memberi manfaat bagi organisasi.

TOGAF memberikan pendekatan terstruktur bagi Analis Bisnis untuk memastikan inisiatif mereka selaras dengan tujuan perusahaan.

Kesimpulan

TOGAF adalah kerangka kerja yang esensial bagi berbagai profesional dalam organisasi, masing-masing berkontribusi terhadap tujuan utama arsitektur perusahaan yang efektif. Dari Arsitek Perusahaan hingga Analis Bisnis, pemahaman yang kuat dan penerapan prinsip-prinsip TOGAF memungkinkan para profesional ini untuk menyelaraskan inisiatif TI dengan tujuan bisnis, menciptakan respons yang koheren dan strategis terhadap tantangan organisasi. Seiring bisnis terus berkembang, peran TOGAF dan para profesional yang terlibat dengannya akan tetap krusial dalam menghadapi kompleksitas arsitektur modern.

 

Pelajari lebih lanjut:

  1. Arsip TOGAF – Panduan Visual Paradigm
  2. Panduan TOGAF Semua Dalam Satu – Panduan Visual Paradigm
  3. Studi Kasus: Menggunakan ArchiMate dengan TOGAF

Tinggalkan Balasan