Lompat ke konten
Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW
Home » Enterprise Architecture » TOGAF ADM: 10 teknik terbaik – Bagian 10: Perencanaan berbasis kemampuan

TOGAF ADM: 10 teknik terbaik – Bagian 10: Perencanaan berbasis kemampuan

Perencanaan berbasis kemampuan adalah pendekatan berfokus bisnis terhadap perencanaan strategis yang bertujuan untuk memberikan kemampuan yang dibutuhkan kepada suatu organisasi. Ini menggabungkan semua lini bisnis untuk mencapai tujuan bersama, dan sangat berguna dalam organisasi di mana sumber daya terlibat dalam berbagai kemampuan, seperti unit kesiapan darurat.

Dari sudut pandang TI, perencanaan berbasis kemampuan sangat relevan, terutama ketika menyangkut pembangunan pusat data. Hal ini karena arsitek dan perencana TI sering terlibat dalam mengelola tidak hanya implementasi TI, tetapi juga tugas-tugas lain seperti pelatihan personel dan manajemen perubahan. Di masa lalu, banyak proyek TI gagal karena tugas-tugas lain ini tidak dikendalikan secara efektif oleh arsitek dan perencana Enterprise, meskipun implementasi TI sendiri sangat cemerlang.

Perencanaan berbasis kemampuan mengarahkan semua tahap pengembangan arsitektur dalam konteks hasil bisnis, menghubungkan visi TI, arsitektur, dan rencana implementasi dengan rencana strategis perusahaan, bisnis, dan lini bisnis. Ini memastikan bahwa proyek TI dijelaskan dalam hal hasil bisnis, sehingga lebih mudah bagi bisnis untuk memahami apa yang sedang disampaikan, sekaligus membantu arsitek TI tetap fokus pada tujuan bisnis akhir.

Di banyak pemerintahan, interoperabilitas horizontal dan layanan bersama sedang muncul sebagai fondasi dari implementasi e-Pemerintahan, sementara di sektor swasta, manajemen rantai pasokan dan Arsitektur Berbasis Layanan (SOA) mendorong perencana dan manajer untuk mengelola secara horizontal maupun vertikal.

Konsep Perencanaan Berbasis Kemampuan

Perencanaan berbasis kemampuan adalah pendekatan penting dari sudut pandang Arsitektur Perusahaan dan TI untuk memastikan bahwa rencana bisnis strategis mendorong perkembangan perusahaan. Ini memungkinkan adaptabilitas dan inovasi melalui rekayasa kemampuan, dengan memanfaatkan pendekatan atas-bawah dan bawah-atas.

Terlepas dari bagaimana struktur perusahaan, memberikan kemampuan bisnis membutuhkan koordinasi dan keselarasan di antara berbagai lini bisnis yang berbeda. Secara ideal, kemampuan harus didorong dan dipimpin oleh bisnis, dan tantangannya adalah memastikan manfaat dirasakan pada tingkat perusahaan, bukan hanya pada tingkat lini bisnis. Proyek-proyek dalam portofolio yang dipimpin oleh lini bisnis cenderung memiliki perspektif sempit dan dapat diuntungkan dari sudut pandang perusahaan.

Radar Chart Example: Capability Analysis - Visual Paradigm Community Circle

Pedoman SMART

Mengelola pengiriman suatu kemampuan merupakan tantangan, tetapi menerapkan perspektif berbasis kemampuan dalam suatu organisasi dapat menghasilkan nilai bisnis sinergis yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas dan nilai saham. Untuk memastikan kejelasan dan menghindari ambiguitas, penting untuk mendefinisikan kemampuan menggunakan disiplin yang sama seperti dalam skenario bisnis, dengan mengikuti pedoman SMART.

Pedoman SMART membantu memastikan bahwa tujuan bersifat spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu, yang dapat menghasilkan kejelasan, motivasi, dan keberhasilan yang lebih besar dalam mencapai tujuan organisasi.

SMART adalah akronim yang berarti Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Terikat Waktu. Pedoman SMART memberikan kerangka kerja untuk menetapkan tujuan yang jelas, ringkas, dan dapat dijalankan.

Smart Goal Setting and Project Planning | Project Planning and Goal Tutorial

  • Spesifik:Tujuan harus spesifik dan difokuskan pada hasil atau tujuan tertentu. Ini membantu menghindari ambiguitas dan memastikan bahwa semua pihak jelas tentang apa yang harus dicapai.
  • Terukur:Tujuan harus terukur sehingga kemajuan dapat dilacak dan keberhasilan dapat dinilai. Ini memungkinkan penyesuaian dilakukan jika diperlukan dan memberikan motivasi bagi mereka yang bekerja menuju tujuan tersebut.
  • Dapat Dicapai:Tujuan harus dapat dicapai dan realistis mengingat sumber daya dan keterbatasan yang tersedia. Ini memastikan bahwa tujuan dapat dicapai dan tidak menyebabkan frustrasi atau demotivasi.
  • Relevan:Tujuan harus relevan dan selaras dengan strategi dan tujuan keseluruhan organisasi. Ini membantu memastikan bahwa tujuan tersebut berkontribusi terhadap keberhasilan organisasi secara keseluruhan.
  • Terikat Waktu:Tujuan harus terikat waktu, dengan tenggat waktu atau jangka waktu tertentu untuk penyelesaian. Ini membantu memastikan bahwa kemajuan terjadi dalam waktu yang wajar dan tujuan tidak menjadi tugas yang tak berujung.

Grafik Radar untuk Perencanaan Kemampuan

Pengiriman suatu kemampuan bisa menjadi proses yang panjang, yang bervariasi tergantung pada organisasi dan bidang industri. Biasanya melibatkan beberapa proyek dan tahapan untuk memberikan nilai bisnis nyata kepada pemangku kepentingan, sekaligus mempertahankan momentum menuju Arsitektur Tujuan, dukungan eksekutif, dan pendanaan. Untuk memastikan pengiriman yang sukses, kemampuan harus dibagi menjadi tahapan yang menghasilkan hasil yang terpisah, terlihat, dan dapat diukur, yang berfungsi sebagai Faktor Kunci Keberhasilan (CSF) untuk mendukung kemampuan secara berkelanjutan. Berkomunikasi perubahan bertahap yang kompleks ini kepada pemangku kepentingan sangat penting untuk membangun dukungan di awal dan mempertahankannya selama transisi.

  • Pengembangan suatu kemampuan merupakan upaya jangka panjang yang melibatkan beberapa proyek dan pengiriman bertahap dalam periode waktu yang panjang.
  • Memecah kemampuan menjadi proyek-proyek kecil dan dapat dikelola sangat penting untuk memberikan nilai bisnis nyata kepada pemangku kepentingan sesegera mungkin.
  • Proyek-proyek kecil harus dirancang dengan kemampuan keseluruhan sebagai pertimbangan utama dan selaras dengan prinsip serta standar arsitektur perusahaan.
  • Timeline spesifik untuk pengembangan kemampuan bervariasi tergantung pada organisasi dan bidang industri.
  • Dukungan eksekutif dan pendanaan perusahaan sangat penting untuk pengembangan kemampuan.
  • Komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara arsitek perusahaan, manajer proyek, dan pemangku kepentingan bisnis diperlukan untuk mencapai keberhasilan.

Apa itu Diagram Radar?

Diagram Radar, juga dikenal sebagai Diagram Laba-laba atau Diagram Polar, adalah representasi grafis yang menampilkan data dalam format dua dimensi dengan beberapa variabel. Ini terdiri dari titik pusat dari mana beberapa garis sumbu menjulur keluar, dengan setiap sumbu mewakili variabel yang berbeda. Data dipetakan pada setiap garis sumbu, dan bentuk dibentuk dengan menghubungkan titik-titik data. Bentuk hasilnya menyerupai jaring laba-laba atau cakupan radar, sehingga dinamai demikian.

Diagram Radar umumnya digunakan dalam bisnis dan pemasaran untuk membandingkan produk atau layanan yang berbeda berdasarkan berbagai kriteria, seperti harga, kualitas, fitur, dan kinerja. Ini juga berguna dalam perencanaan kemampuan untuk menggambarkan bagaimana suatu kemampuan akan berkembang seiring waktu, karena dapat menampilkan faktor-faktor kunci keberhasilan (CSF) dan menunjukkan kemajuan yang telah dicapai menuju pencapaian mereka.

Dalam perencanaan kemampuan, diagram Radar Increment Kemampuan dapat digunakan untuk menyampaikan evolusi bertahap suatu kemampuan kepada pemangku kepentingan. Diagram ini menunjukkan berbagai tahapan kemampuan sepanjang garis sumbu dan kemajuan yang telah dicapai menuju pencapaian setiap tahapan. Pemangku kepentingan dapat menggunakan grafik ini untuk memahami bagaimana kemampuan akan berkembang seiring waktu dan memantau kemajuan yang telah dicapai menuju pencapaian CSF.

Diagram Capability Increment ‘Radar’, seperti yang ditampilkan pada gambar di bawah ini, merupakan alat yang efektif untuk menggambarkan evolusi suatu kemampuan seiring waktu.

Cara Membuat Diagram Radar untuk Perencanaan Kemampuan

Masalah:

Sebuah perusahaan ingin mengembangkan kemampuannya dari kondisi saat ini ke kondisi target, tetapi tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang posisi saat ini dan area mana yang perlu difokuskan untuk mencapai kondisi target. Perusahaan membutuhkan alat untuk menilai kemampuan saat ini dan mengidentifikasi celah-celah yang perlu diisi agar dapat mencapai tujuan pertumbuhannya.

Solusi:

Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan dapat menggunakan Diagram Radar untuk memvisualisasikan kemampuan saat ini dan membandingkannya dengan kondisi target. Diagram Radar, juga dikenal sebagai Diagram Laba-laba atau Diagram Polar, adalah alat grafis yang digunakan untuk menampilkan data dalam format melingkar dengan beberapa sumbu. Setiap sumbu mewakili dimensi atau kemampuan yang berbeda, dan data dipetakan sebagai serangkaian titik pada setiap sumbu, membentuk segi banyak.

Diagram Radar dapat digunakan untuk mengevaluasi kemampuan perusahaan di berbagai dimensi seperti teknologi, proses, keterampilan, sumber daya, dan budaya. Perusahaan dapat mengidentifikasi area kekuatan dan kelemahan serta menyusun rencana jalan untuk meningkatkan kemampuan di area yang lemah.

Sebagai contoh, jika perusahaan ingin meningkatkan kemampuan teknologinya, perusahaan dapat menggunakan Diagram Radar untuk menilai kondisi saat ini dan mengidentifikasi area perbaikan seperti meningkatkan perangkat keras dan perangkat lunak, berinvestasi pada teknologi baru, atau merekrut tenaga ahli dengan keterampilan khusus. Dengan menggunakan Diagram Radar, perusahaan dapat memprioritaskan investasi di area yang paling kritis untuk mencapai tujuan pertumbuhannya.

Misalkan sebuah perusahaan pengembangan perangkat lunak ingin meningkatkan kemampuannya untuk memperluas bisnisnya. Perusahaan telah mengidentifikasi beberapa area kunci yang ingin difokuskan, termasuk teknologi, proses, keterampilan, sumber daya, dan budaya. Perusahaan ingin menggunakan Diagram Radar untuk menilai kondisi saat ini dan menyusun rencana jalan untuk pertumbuhan.

Perusahaan melakukan survei terhadap karyawannya untuk mengevaluasi kemampuannya di berbagai dimensi ini. Hasil survei adalah sebagai berikut:

  • Dimensi Kondisi Saat Ini Kondisi Target Tindakan yang Harus Dilakukan
    Teknologi 3 7 Berinvestasi pada sistem perangkat keras dan perangkat lunak baru untuk meningkatkan efisiensi dan menyederhanakan proses. Susun rencana strategis TI untuk membimbing investasi teknologi.
    Proses 4 8 Terapkan program perbaikan berkelanjutan untuk mengidentifikasi dan menangani ketidakefisienan. Kembangkan proses dan prosedur standar untuk fungsi bisnis utama.
    Keterampilan 6 9 Kembangkan program pelatihan komprehensif untuk membangun keterampilan dan pengetahuan karyawan. Berikan gaji dan manfaat kompetitif untuk menarik dan mempertahankan talenta terbaik.
    Sumber Daya 5 8 Lakukan audit sumber daya untuk mengidentifikasi area di mana sumber daya dapat dioptimalkan. Kembangkan rencana alokasi sumber daya untuk memastikan sumber daya digunakan secara efektif.
    Kebudayaan 7 9 Kembangkan budaya perusahaan yang kuat yang menghargai inovasi, kolaborasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Ciptakan lingkungan kerja yang inklusif yang menghargai keragaman dan mempromosikan keterlibatan karyawan.

Tabel ini merangkum kondisi saat ini dan kondisi target untuk setiap dimensi yang dievaluasi serta menguraikan tindakan spesifik yang dapat diambil untuk meningkatkan kemampuan di setiap bidang. Dengan mengadopsi pendekatan komprehensif dan menangani beberapa dimensi secara bersamaan, organisasi dapat membuat peta jalan untuk pertumbuhan dan bergerak menuju pencapaian kondisi target mereka.

Berdasarkan hasil ini, perusahaan membuat Grafik Radar menggunakan Echart.JS untuk memvisualisasikan kondisi saat ini:

 

 

Grafik Radar menunjukkan dua poligon, satu mewakili kondisi saat ini dan yang lainnya mewakili kondisi target. Kelima sumbu mewakili lima dimensi yang dievaluasi: Teknologi, Proses, Keterampilan, Sumber Daya, dan Kebudayaan.

  • Poligon kondisi saat ini berwarna biru
  • Poligon kondisi target berwarna hijau.

Grafik ini menunjukkan bahwa perusahaan saat ini kuat dalam Keterampilan tetapi perlu peningkatan dalam Proses dan Kebudayaan untuk mencapai kondisi target. Dengan menggunakan grafik ini, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang paling membutuhkan perhatian dan membuat peta jalan untuk pertumbuhan.

Berikut adalah tabel legenda dengan deskripsi sederhana untuk setiap dimensi yang dievaluasi dalam Grafik Radar:

 

Dimensi Deskripsi
Teknologi Kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan dan menggunakan teknologi untuk mendukung tujuan bisnisnya. Ini mencakup perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur.
Proses Kemampuan perusahaan untuk mengelola dan mengoptimalkan prosesnya secara efektif untuk mencapai efisiensi dan efektivitas maksimal. Ini mencakup proses yang terkait dengan pengembangan produk, manajemen proyek, dan operasional.
Keterampilan Kemampuan perusahaan untuk menarik, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan yang terampil dan berpengetahuan yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan.
Sumber Daya Kemampuan perusahaan untuk mengalokasikan dan mengelola sumber dayanya secara efektif, termasuk sumber daya keuangan, aset fisik, dan modal manusia.
Kebudayaan Kemampuan perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung yang mempromosikan kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Ini mencakup nilai, keyakinan, dan perilaku yang membentuk budaya perusahaan.

Tabel legenda ini memberikan gambaran singkat tentang setiap dimensi yang dievaluasi dalam Grafik Radar dan membantu penonton memahami apa yang diwakili oleh setiap sumbu.

Ringkasan

Grafik Radar dapat menjadi alat berharga untuk perencanaan kemampuan karena memungkinkan organisasi menilai kemampuan saat ini di berbagai dimensi dan membuat peta jalan untuk pertumbuhan. Dengan mengevaluasi dimensi yang berbeda seperti teknologi, proses, keterampilan, sumber daya, dan budaya, organisasi dapat mengidentifikasi area kekuatan dan kelemahan serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan kemampuan mereka.

Grafik Radar menyediakan representasi visual dari kondisi saat ini dan kondisi target suatu organisasi, sehingga lebih mudah mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian. Grafik ini memungkinkan organisasi melihat bagaimana berbagai dimensi saling terkait dan bagaimana peningkatan di satu area dapat memengaruhi area lain. Pandangan menyeluruh ini memungkinkan organisasi untuk mengembangkan rencana komprehensif yang menangani berbagai dimensi secara bersamaan.

Grafik Radar juga dapat digunakan untuk melacak kemajuan dari waktu ke waktu dengan membandingkan grafik kondisi saat ini dan kondisi target. Dengan secara rutin mengevaluasi kemampuan dan melacak kemajuan, organisasi dapat memastikan bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan mereka.

Secara keseluruhan, Grafik Radar merupakan alat yang bermanfaat untuk perencanaan kapabilitas karena menyediakan gambaran yang jelas dan ringkas mengenai kondisi saat ini dan kondisi target suatu organisasi di berbagai dimensi. Ini membantu organisasi mengembangkan peta jalan untuk pertumbuhan dan terus-menerus memantau kemajuan menuju pencapaian tujuan mereka.

 

Tinggalkan Balasan