Lompat ke konten
Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW
Home » DFD » Menavigasi Kesuksesan: Panduan tentang Diagram Aliran Data (DFD)

Menavigasi Kesuksesan: Panduan tentang Diagram Aliran Data (DFD)

Pendahuluan

Di lahan yang luas dari informasi dan teknologi, memahami serta mengelola data secara efektif sangat penting untuk mencapai kesuksesan. Baik Anda sedang menyelami kedalaman Internet, mengoptimalkan strategi pemasaran, atau memecahkan perilaku pelanggan, kuncinya terletak pada mengatur aliran data. Salah satu alat yang kuat yang menyederhanakan proses ini adalah Diagram Aliran Data (DFD). Jangan khawatir, ini tidak se teknis seperti yang terdengar.

Apa itu Diagram Aliran Data (DFD)?

Diagram Aliran Data adalah representasi visual yang memetakan masukan, proses, dan keluaran data dalam suatu sistem. Aliran data digambarkan dengan garis dan panah, sedangkan hasilnya digambarkan sebagai bentuk seperti persegi panjang dan elips. Diagram ini memberikan pandangan logis dan terorganisir tentang bagaimana data bergerak melalui suatu sistem, sehingga membuat proses yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami.

Membuat DFD

DFD dapat digambar secara manual atau dibuat menggunakan perangkat lunak canggih, tergantung pada kompleksitas sistem. Mereka umum digunakan untuk merancang sistem baru atau mengevaluasi sistem yang sudah ada. Kesederhanaan DFD memungkinkan komunikasi yang lebih mudah terhadap proses-proses rumit yang mungkin sulit dijelaskan secara lisan.

Diagram Konteks

Ketika diperlukan eksplorasi yang lebih mendalam terhadap suatu proses tertentu, digunakan Diagram Konteks, juga dikenal sebagai DFD tingkat konteks. Diagram ini memberikan detail lebih lanjut tentang satu proses dan menggambarkan kaitannya dengan entitas eksternal seperti penyimpanan data dan organisasi.

Komponen Diagram Aliran Data

Dua notasi yang terkenal untuk DFD adalah Yourdon dan Coad, serta Gane dan Sarson. Kedua notasi ini menggunakan persegi untuk entitas eksternal, panah untuk aliran data, dan persegi panjang (atau belah ketupat) untuk penyimpanan data. Perbedaan utama terletak pada representasi proses.

  1. Entitas Eksternal: Entitas eksternal adalah sistem eksternal yang berkomunikasi langsung dengan sistem yang sedang dipertimbangkan. Mereka merupakan sumber utama data masuk dan keluar, ditempatkan di tepi luar diagram.
  2. Proses: Proses adalah tindakan yang secara langsung mengubah data. Label ditempelkan pada setiap proses untuk menjelaskan tindakan yang sedang berlangsung, yang bisa berupa perhitungan, pengurutan data, atau penerapan aturan bisnis tertentu.
  3. Penyimpanan Data: Penyimpanan data adalah file atau area penyimpanan yang berisi informasi yang dapat diambil kembali nanti. Mereka biasanya direpresentasikan sebagai tabel basis data atau lembaran kerja dengan label yang menjelaskan tujuannya.
  4. Aliran Data: Garis dengan panah yang mewakili aliran data antara entitas eksternal, proses, dan penyimpanan data. Garis-garis ini, yang diberi label, menghubungkan semua informasi secara utuh.

Memahami DFD

Bagi mereka yang tidak akrab dengan pemrograman atau teknik, DFD mungkin terlihat rumit. Namun pada intinya, mereka menjelaskan apa yang terjadi pada data ketika suatu tindakan tertentu dilakukan—dari masukan hingga keluaran. DFD sederhana bersifat monokrom, sedangkan yang lebih rumit mungkin menggunakan beberapa warna untuk mewakili variabel yang berbeda.

Aturan DFD

Untuk membuat diagram yang bermakna, patuhi aturan-aturan berikut:

  1. Setiap proses dan penyimpanan data harus memiliki setidaknya satu masukan dan keluaran.
  2. Penyimpanan data harus melewati suatu proses.
  3. Setiap proses dalam DFD harus terhubung ke proses lain atau titik pemeriksaan seperti penyimpanan data.

Membuat Diagram Aliran Data

Meskipun beberapa insinyur lebih suka metode gambar manual tradisional, solusi perangkat lunak modern menawarkan pendekatan yang lebih efisien.Visual Paradigm menonjol sebagai pilihan utama bagi mereka yang serius mengevaluasi solusi DFD.

Kesimpulan:

Di lingkungan yang didorong oleh data, menguasai seni memvisualisasikan aliran informasi adalah keterampilan yang kuat.Diagram Alir Data, dengan kesederhanaan dan kejelasannya, berfungsi sebagai alat yang tak ternilai untuk merancang, menganalisis, dan mengoptimalkan sistem. Jadilah bagian dari dunia DFD, dan Anda akan merasa percaya diri serta tepat dalam menjelajahi lautan data.

Contoh DFD

Diagram alir data banyak digunakan dalam pemodelan sistem informasi. Pada bagian ini, kami mengumpulkan beberapa contoh DFD untuk Anda sebagai referensi. Anda dapat membuat DFD Anda sendiri secara online menggunakan contoh-contoh tersebut, dengan menggunakan Visual Paradigm Online.

 

DFD untuk aplikasi supermarket: (Sunting Diagram Alir Data Inidengan pembuat DFD Visual Paradigm Online.)

Contoh DFD: Sistem pemesanan makanan (Sunting DFD ini)

 

Contoh diagram alir data: Depot perawatan kendaraan (Sunting sekarang)

 

Cara membuat diagram alir data

Anda dapat membuat DFD Anda sendiri dengan pembuat DFD online Visual Paradigm. Kami menyediakan berbagai simbol DFD dan templat DFD yang kaya untuk memvisualisasikan aliran data melalui sistem Anda.

Ingin membuat DFD sekarang?Coba Visual Paradigm. Pembuatan diagram alir data cepat dan mudah dengan Visual Paradigm.

Tinggalkan Balasan