Di era digital saat ini, mengamankan informasi sensitif merupakan prioritas utama bagi organisasi. Dengan berbagai aplikasi dan departemen dalam suatu perusahaan, dapat menjadi tantangan untuk mengelola dan menentukan tingkat otorisasi secara konsisten. Di sinilah Katalog Peran berperan, menyediakan alat terpusat untuk mendefinisikan dan mengatur tingkat otorisasi atau zona dalam suatu perusahaan.
Apa itu Katalog Peran dalam TOGAF ADM
Katalog Peran adalah alat yang digunakan dalam keamanan perusahaan untuk mendefinisikan dan mengatur tingkat otorisasi atau zona dalam suatu organisasi. Tujuan dari Katalog Peran adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas dan konsisten mengenai tingkat otorisasi di seluruh aplikasi organisasi, sehingga memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih aman dan mulus. Katalog Peran juga digunakan sebagai masukan utama untuk mengidentifikasi dampak manajemen perubahan organisasi, mendefinisikan fungsi pekerjaan, dan melaksanakan pelatihan pengguna akhir.
Katalog Peran berisi entitas metamodel yang disebut ‘Peran’, yang mewakili tingkat otorisasi atau zona yang ditetapkan kepada pengguna atau kelompok pengguna. Setiap peran menyiratkan akses terhadap kumpulan fungsi atau aktivitas bisnis tertentu. Ketika terjadi perubahan pada salah satu fungsi atau aktivitas ini, hal tersebut dapat memengaruhi peran yang ditetapkan kepada pengguna, yang mungkin mengharuskan untuk meninjau kembali tanggung jawab organisasi dan melakukan pelatihan ulang. Dengan mempertahankan Katalog Peran yang selalu diperbarui, organisasi dapat menghindari konsekuensi yang kompleks dan tak terduga saat menggabungkan tingkat otorisasi di desktop pengguna, serta memastikan bahwa pengguna memiliki akses yang sesuai untuk melaksanakan fungsi pekerjaan mereka secara aman.

Contoh:
Skenario Masalah: Perusahaan ABC adalah perusahaan menengah dengan berbagai aplikasi dan departemen. Perusahaan telah mengalami pelanggaran keamanan di masa lalu akibat akses tidak sah terhadap informasi penting. Untuk mengurangi risiko ini, perusahaan memutuskan untuk menerapkan Katalog Peran untuk mendefinisikan dan mengelola tingkat otorisasi di seluruh aplikasi dan departemen.
Tabel Katalog Peran:
| Nama Peran | Deskripsi Peran | Fungsi atau Aktivitas Bisnis |
|---|---|---|
| Administrator | Memiliki akses penuh ke semua aplikasi dan fungsi dalam perusahaan. | Kelola Pengguna, Kelola Aplikasi, Kelola Pengaturan Keamanan, Kelola Sumber Daya |
| Manajer | Memiliki akses ke semua fungsi dan aktivitas bisnis dalam departemen masing-masing. | Kelola Karyawan, Kelola Anggaran, Kelola Proyek, Kelola Penjualan |
| Perwakilan Penjualan | Memiliki akses ke informasi pelanggan dan data penjualan. | Lihat Informasi Pelanggan, Buat dan Sunting Pesanan Penjualan, Akses Laporan Penjualan |
| Petugas Akuntansi | Memiliki akses ke data keuangan dan fungsi akuntansi. | Lihat Data Keuangan, Buat dan Sunting Faktur, Proses Pembayaran |
| Perwakilan Layanan Pelanggan | Memiliki akses ke informasi pelanggan dan fungsi dukungan. | Lihat Informasi Pelanggan, Buat dan Sunting Tiket Dukungan, Tanggapi Pertanyaan Pelanggan |
Dalam tabel ini, setiap Peran didefinisikan dengan nama, deskripsi, dan fungsi atau aktivitas bisnis yang terkait dengan peran tersebut. Informasi ini memberikan pemahaman yang jelas dan konsisten mengenai tingkat otorisasi di seluruh aplikasi dan departemen organisasi. Informasi ini juga berfungsi sebagai masukan utama untuk mengidentifikasi dampak manajemen perubahan organisasi, mendefinisikan fungsi pekerjaan, dan melaksanakan pelatihan pengguna akhir.
Dengan Katalog Peran ini diterapkan, perusahaan kini dapat menetapkan peran yang sesuai kepada pengguna berdasarkan fungsi dan tanggung jawab pekerjaan mereka. Ini memastikan bahwa pengguna memiliki akses yang diperlukan untuk melaksanakan fungsi pekerjaan mereka secara aman, serta mengurangi risiko akses tidak sah terhadap informasi penting.
Ringkasan
Katalog Peran adalah alat yang digunakan dalam keamanan perusahaan untuk mendefinisikan dan mengelola tingkat otorisasi secara konsisten di seluruh aplikasi dan departemen. Dengan mempertahankan Katalog Peran yang selalu diperbarui, organisasi dapat memastikan bahwa pengguna memiliki akses yang sesuai untuk melaksanakan fungsi pekerjaan mereka secara aman, serta mengurangi risiko akses tidak sah terhadap informasi penting. Katalog Peran juga berfungsi sebagai masukan utama untuk mengidentifikasi dampak manajemen perubahan organisasi, mendefinisikan fungsi pekerjaan, dan melaksanakan pelatihan pengguna akhir. Dengan Katalog Peran yang diterapkan, organisasi dapat meningkatkan langkah keamanan mereka dan memberikan pengalaman pengguna yang mulus.











