Lompat ke konten
Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW
Home » Enterprise Architecture » Bagaimana menggunakan Peta Kemampuan ArchiMate untuk Mengidentifikasi dan Menangani Kesenjangan Kematangan?

Bagaimana menggunakan Peta Kemampuan ArchiMate untuk Mengidentifikasi dan Menangani Kesenjangan Kematangan?

Apa itu Peta Kemampuan dalam ArchiMate?

Peta Kemampuan dalam ArchiMate adalah representasi grafis dari kemampuan suatu organisasi atau perusahaan. Ini menunjukkan kemampuan bisnis utama dan bagaimana mereka saling terkait. Tujuan dari Peta Kemampuan adalah membantu organisasi memahami kekuatan dan kelemahan mereka sendiri, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan mereka.

Peta Kemampuan sangat bermanfaat ketika suatu organisasi ingin merencanakan strategi bisnisnya atau ketika perlu mengubah operasinya. Dengan memetakan kemampuan mereka, organisasi dapat mengidentifikasi celah atau area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan mereka. Ini juga dapat membantu mengidentifikasi area di mana sumber daya terbuang sia-sia atau terjadi duplikasi usaha.

Peta Kemampuan dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan, memprioritaskan investasi, dan memfokuskan sumber daya pada area yang akan memberikan dampak terbesar terhadap bisnis. Ini juga dapat digunakan untuk menyampaikan kemampuan organisasi kepada pemangku kepentingan dan menyediakan bahasa bersama untuk membahas kemampuan bisnis dan prioritas.

Secara keseluruhan, Peta Kemampuan adalah alat yang kuat untuk memahami dan meningkatkan kemampuan suatu organisasi, dan dapat membantu memastikan bahwa organisasi fokus pada hal-hal yang tepat untuk mencapai tujuannya.

Skenario Bisnis untuk Peta Kemampuan

Sebuah perusahaan ritel sedang memperluas operasinya untuk mencakup toko online. Perusahaan perlu mengembangkan peta kemampuan untuk mengidentifikasi kemampuan yang diperlukan untuk mendukung saluran baru ini dan memastikan pengalaman pelanggan yang mulus di semua titik kontak.

Contoh Peta Kemampuan untuk ArchiMate:

  1. Kemampuan Penjualan dan Pemasaran
  • Manajemen Hubungan Pelanggan
  • Iklan Online
  • Manajemen Media Sosial
  1. Kemampuan Manajemen Pesanan
  • Pemrosesan Pesanan
  • Manajemen Persediaan
  • Pemrosesan Pembayaran
  1. Kemampuan Pemenuhan
  • Pemenuhan Pesanan
  • Pengiriman dan Logistik
  • Pengembalian dan Pengembalian Dana
  1. Kemampuan Dukungan Pelanggan
  • Dukungan Helpdesk
  • Dukungan Teknis
  • Dukungan Mandiri
  1. Kemampuan Teknologi
  • Platform E-Commerce
  • Analitik Web
  • Keamanan dan Kepatuhan

Peta kemampuan ini mengidentifikasi kemampuan penting yang diperlukan untuk mendukung toko online perusahaan. Ini menunjukkan hubungan antar kemampuan, seperti bagaimana manajemen persediaan mendukung pemrosesan pesanan dan bagaimana dukungan pelanggan dibutuhkan di semua titik kontak. Peta kemampuan membantu perusahaan memastikan semua kemampuan yang diperlukan tersedia untuk mendukung saluran online baru, sehingga memungkinkan penyampaian pengalaman pelanggan yang mulus.

Berikut adalah contoh yang lebih lengkap dari peta kemampuan:

ArchiMate Viewpoint Guide - Capability Map Viewpoint

Menggunakan Pewarnaan untuk Mengatasi Kesenjangan Kematangan dalam Pemetaan Kemampuan ArchiMate

Mewarnai peta kemampuan merupakan cara untuk memvisualisasikan tingkat kematangan setiap kemampuan dan mengidentifikasi area yang mungkin memerlukan tindakan. Ini dilakukan dengan menjalankan laporan “Hitung KPI dan warnai objek” di ArchiMate, yang menghitung nilai-nilai untuk atribut Nilai Bisnis, Kematangan (yang sebenarnya), Kematangan (target), dan kesenjangan kematangan. Laporan ini memungkinkan Anda mengubah peta kemampuan menjadi peta panas dengan mewarnai objek berdasarkan nilai-nilai salah satu jenis atribut ini.

Atribut default yang digunakan untuk pewarnaan adalah kesenjangan kematangan, di mana merah menunjukkan kesenjangan besar, kuning menunjukkan kesenjangan sedang, hijau menunjukkan kesenjangan kecil, dan biru menunjukkan kesenjangan negatif (yaitu, kematangan yang sebenarnya lebih baik daripada yang diinginkan). Ini memudahkan identifikasi kemampuan yang memerlukan perbaikan dan menentukan prioritasnya secara tepat.

Peta kemampuan juga dapat diwarnai berdasarkan nilai bisnis dari setiap kemampuan. Ini membantu menentukan tingkat seriusnya kesenjangan kematangan dan mengidentifikasi kemampuan yang memiliki nilai bisnis tinggi tetapi kematangan rendah. Dengan menggunakan pewarnaan untuk menyoroti area perbaikan, organisasi dapat lebih baik mengalokasikan sumber daya dan menentukan prioritas tindakan untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mencapai tujuan strategis mereka.

STEPS Wizards Example: Capability Based Transformation Planning - Visual Paradigm Community Circle

Sumber Daya

Tinggalkan Balasan