Diagram komponen dan diagram penempatan adalah dua jenis diagram yang digunakan dalam Bahasa Pemodelan Terpadu (UML) untuk memodelkan aspek-aspek berbeda dari sistem perangkat lunak. Mereka memiliki tujuan yang berbeda dan fokus pada aspek-aspek yang berbeda dari desain dan implementasi sistem.
-
Diagram Komponen
- Tujuan: Diagram komponen terutama digunakan untuk merepresentasikan struktur tingkat tinggi dari sistem perangkat lunak berdasarkan komponen-komponennya dan hubungan antar komponen. Mereka berfokus pada organisasi dan modularisasi sistem perangkat lunak.
- Elemen: Diagram komponen mencakup komponen, antarmuka, konektor, dan ketergantungan.
- Komponen: Ini mewakili blok bangunan utama atau modul dari sistem. Mereka dapat berupa entitas fisik atau logis, seperti kelas, paket, atau bahkan seluruh subsistem.
- Antarmuka: Ini mendefinisikan kontrak atau API yang dipaparkan komponen untuk berinteraksi satu sama lain.
- Konektor: Konektor menunjukkan bagaimana komponen berinteraksi atau berkomunikasi satu sama lain. Contohnya meliputi asosiasi, ketergantungan, dan agregasi.
- Kasus Penggunaan: Diagram komponen digunakan selama tahap desain untuk menggambarkan arsitektur sistem, hubungan antar komponen, dan antarmukanya. Mereka membantu memahami struktur sistem dan bagaimana sistem tersebut diorganisasi.

Diagram Penempatan
-
- Tujuan: Diagram penempatan berfokus pada penempatan fisik komponen perangkat lunak dan hubungan mereka terhadap perangkat keras dan elemen perangkat lunak lainnya. Mereka digunakan untuk memodelkan arsitektur penempatan sistem, termasuk server, node, dan jalur komunikasi.
- Elemen: Diagram penempatan mencakup node, artefak, dan asosiasi.
- Node: Ini mewakili elemen pemrosesan perangkat keras atau perangkat lunak, seperti server, workstation, atau bahkan perangkat seperti router atau printer.
- Artefak: Artefak adalah komponen perangkat lunak atau file aktual yang ditempatkan pada node, seperti file eksekusi, perpustakaan, atau basis data.
- Asosiasi: Asosiasi menunjukkan hubungan antara node dan artefak, menunjukkan komponen mana yang ditempatkan pada node mana.
- Kasus Penggunaan: Diagram penempatan biasanya digunakan selama tahap implementasi dan penempatan sistem. Mereka membantu dalam perencanaan dan visualisasi bagaimana komponen perangkat lunak didistribusikan di seluruh infrastruktur fisik, termasuk server, jaringan, dan sumber daya lainnya.

Diagram Komponen vs Diagram Penempatan
Tabel berikut menyoroti perbedaan utama dan tujuan antara diagram komponen dan diagram penempatan dalam UML. Diagram komponen berfokus pada struktur logis dan organisasi komponen perangkat lunak, sedangkan diagram penempatan berfokus pada penempatan fisik komponen tersebut pada node perangkat keras.
| Aspek | Diagram Komponen | Diagram Penempatan |
|---|---|---|
| Tujuan | Mewakili struktur perangkat lunak tingkat tinggi | Memodelkan penempatan fisik komponen perangkat lunak |
| Fokus | Organisasi logis dan hubungan antar komponen | Penempatan fisik pada perangkat keras dan node |
| Elemen Utama | – Komponen (misalnya, kelas, paket, subsistem) | – Node (misalnya, server, workstation) |
| – Antarmuka (misalnya, kontrak, API) | – Artefak (misalnya, file, basis data) | |
| – Konektor (misalnya, asosiasi, ketergantungan) | – Asosiasi (menunjukkan hubungan penempatan) | |
| Kasus Penggunaan | – Tahap desain: Arsitektur dan struktur sistem | – Tahap implementasi: Perencanaan penempatan |
| – Menggambarkan hubungan komponen dan antarmuka | – Memvisualisasikan distribusi komponen pada perangkat keras | |
| Tingkat Abstraksi | Abstraksi tingkat tinggi | Abstraksi tingkat rendah |
| Notasi | Komponen, antarmuka, konektor | Node, artefak, asosiasi |
| Hubungan yang Direpresentasikan | Ketergantungan, asosiasi, agregasi, dll. | Asosiasi penempatan, pemetaan komponen ke node |
| Skenario Contoh | Mewakili modul perangkat lunak dan mereka | Memvisualisasikan bagaimana perangkat lunak server web |
| interaksi dalam aplikasi perbankan | komponen ditempatkan pada server fisik |
Ringkasan
Diagram komponen berfokus pada struktur tingkat tinggi dan organisasi komponen perangkat lunak dalam suatu sistem, sementara diagram penempatan berfokus pada bagaimana komponen-komponen tersebut ditempatkan secara fisik pada perangkat keras atau node. Kedua jenis diagram ini bernilai bagi tahapan yang berbeda dalam pengembangan perangkat lunak dan memberikan perspektif yang berbeda mengenai desain dan arsitektur sistem.











