Lompat ke konten
Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRid_IDjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW
Home » Enterprise Architecture » Memahami Kerangka Kerja Konten Arsitektur dalam TOGAF: Tinjauan Komprehensif

Memahami Kerangka Kerja Konten Arsitektur dalam TOGAF: Tinjauan Komprehensif

Kerangka Arsitektur The Open Group (TOGAF) adalah kerangka kerja yang populer untuk arsitektur perusahaan. Kerangka ini menyediakan pendekatan terstruktur untuk merancang, merencanakan, menerapkan, dan mengelola arsitektur perusahaan. Salah satu komponen utama TOGAF adalah Kerangka Kerja Konten Arsitektur, yang menggambarkan jenis-jenis produk kerja arsitektur yang harus dihasilkan selama pengembangan arsitektur perusahaan. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi konsep-konsep utama dari Kerangka Kerja Konten Arsitektur, termasuk blok bangunan, artefak, dan hasil kerja, serta bagaimana keduanya berkaitan dengan Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM).

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Kerangka Kerja Konten Arsitekturadalah komponen dari standar TOGAF yang menyediakan struktur untuk mengorganisasi dan mengklasifikasikan berbagai jenis produk kerja arsitektur yang digunakan dalam arsitektur perusahaan. Kerangka ini membagi produk kerja arsitektur menjadi tiga kategori:

Hasil Kerja

Dalam TOGAF, hasil kerja adalah jenis produk kerja tertentu yang secara resmi ditinjau, disetujui, dan ditandatangani oleh pemangku kepentingan. Hasil kerja biasanya ditentukan secara kontraktual, yang berarti bahwa mereka ditentukan dan disetujui dalam kontrak atau perjanjian antara perusahaan dan pemangku kepentingan.

Hasil kerja merupakan output penting dari proyek-proyek dalam kerangka arsitektur perusahaan. Mereka mewakili hasil nyata dari proyek, seperti dokumen, laporan, atau artefak lainnya yang memberikan wawasan tentang lingkungan arsitektur pada titik waktu tertentu. Hasil kerja ini dapat digunakan untuk menyampaikan kemajuan proyek, memastikan bahwa pemangku kepentingan selaras, dan mendukung pengambilan keputusan sepanjang siklus hidup proyek.

Setelah suatu proyek selesai, semua hasil kerja yang berbentuk dokumentasi biasanya akan diarsipkan atau disimpan dalam Repositori Arsitektur. Repositori Arsitektur berfungsi sebagai model referensi, standar, atau gambaran arsitektur pada titik waktu tertentu. Ini dapat bermanfaat untuk proyek atau inisiatif di masa depan, karena menyediakan catatan sejarah arsitektur organisasi dan keputusan-keputusan yang dibuat sepanjang jalan.

Contoh hasil kerja dalam kerangka TOGAF mungkin mencakup:

  • dokumen Visi Arsitektur,
  • dokumen Arsitektur Bisnis, atau
  • dokumen Arsitektur Data.

Setiap hasil kerja ini mewakili aspek tertentu dari arsitektur perusahaan dan memberikan wawasan berharga tentang kondisi saat ini organisasi serta tujuan di masa depan.

Artefak

Dalam TOGAF, artefak didefinisikan sebagai produk kerja arsitektur yang menggambarkan aspek tertentu dari arsitektur. Artefak dapat berbentuk daftar, matriks, diagram, atau jenis dokumentasi lainnya yang memberikan wawasan tentang berbagai aspek lingkungan arsitektur.

Artefak dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis: katalog, matriks, dan diagram.

  • Katalog adalah daftar item yang saling berkaitan, seperti daftar kemampuan bisnis atau daftar komponen teknologi.
  • Matriks menunjukkan hubungan antara elemen-elemen yang berbeda, seperti matriks yang menunjukkan bagaimana kemampuan bisnis berkaitan dengan proses bisnis.
  • Diagram adalah representasi visual dari elemen arsitektur, seperti diagram suatu sistem atau diagram alur proses.

Artefak sering terkandung dalam hasil kerja, yang secara resmi ditinjau, disetujui, dan ditandatangani oleh pemangku kepentingan. Sebagai contoh, dokumen Arsitektur Bisnis dapat berisi katalog kemampuan bisnis, matriks yang menunjukkan hubungan antara kemampuan tersebut dan proses bisnis yang mendukungnya, serta diagram arsitektur bisnis tingkat tinggi.

Selain terkandung dalam hasil kerja, artefak juga dapat disimpan dalam Repositori Arsitektur untuk referensi di masa depan. Repositori Arsitektur berfungsi sebagai lokasi pusat untuk menyimpan dan mengelola semua artefak dan sumber daya lainnya yang digunakan dalam kerangka arsitektur perusahaan. Ini dapat mencakup segala hal mulai dari prinsip dan standar arsitektur hingga model referensi dan templat.

Secara keseluruhan, artefak merupakan bagian penting dari kerangka TOGAF, karena mereka menyediakan cara nyata untuk mendokumentasikan dan berkomunikasi tentang berbagai aspek lingkungan arsitektur. Dengan menciptakan dan mempertahankan artefak berkualitas tinggi, organisasi dapat meningkatkan kemampuannya untuk mengelola dan mengoptimalkan arsitektur perusahaan seiring waktu.

Blok Bangunan

Blok bangunan adalah komponen dari kemampuan perusahaan yang dapat digabungkan dengan blok bangunan lain untuk menghasilkan arsitektur dan solusi. Mereka dapat didefinisikan pada tingkat detail yang berbeda, tergantung pada tahap pengembangan arsitektur. Sebagai contoh, pada tahap awal pengembangan, suatu blok bangunan mungkin berupa deskripsi tingkat tinggi atau kerangka konsep, sedangkan pada tahap selanjutnya, dapat didefinisikan secara lebih lengkap dengan artefak pendukung.

Blok Bangunan Arsitektur (ABBs) adalah blok bangunan yang menggambarkan kemampuan yang dibutuhkan dalam arsitektur perusahaan. Mereka digunakan untuk membentuk spesifikasi Blok Bangunan Solusi (SBBs) yang akan digunakan untuk menerapkan kemampuan tersebut. ABBs biasanya merupakan blok bangunan tingkat tinggi yang bersifat lebih abstrak dan memberikan struktur keseluruhan bagi arsitektur.

Blok Bangunan Solusi (SBBs), di sisi lain, adalah komponen yang akan digunakan untuk menerapkan kemampuan yang dibutuhkan. SBBs adalah blok bangunan tingkat rendah yang bersifat lebih spesifik dan konkret. Mereka dapat digunakan untuk mewujudkan arsitektur dan solusi perusahaan, dan biasanya didukung oleh artefak pendukung seperti diagram, model, atau spesifikasi.

Sebagai contoh, misalkan suatu perusahaan ingin mengembangkan kemampuan layanan pelanggan. Blok Bangunan Arsitektur mungkin berupa deskripsi tingkat tinggi mengenai kemampuan layanan pelanggan, sedangkan Blok Bangunan Solusi dapat mencakup komponen-komponen tertentu seperti perangkat lunak manajemen data pelanggan, proses layanan pelanggan, dan aplikasi yang ditujukan bagi pelanggan. SBB ini dapat diuraikan lebih lanjut menjadi blok bangunan yang lebih rinci, seperti modul perangkat lunak tertentu atau langkah-langkah individu dalam proses layanan pelanggan.

Dengan menggunakan ketiga kategori ini untuk menggambarkan berbagai jenis produk kerja arsitektur, Kerangka Kerja Konten Arsitektur menyediakan pendekatan komprehensif untuk mengorganisasi dan mengelola produk kerja arsitektur perusahaan.

Hubungan Antara Hasil Kerja, Artefak, dan Blok Bangunan

Hubungan antara hasil kerja, artefak, dan blok bangunan merupakan aspek penting dalam kerangka kerja TOGAF.

Hasil kerja adalah produk kerja formal yang ditentukan secara kontraktual dan ditinjau, disetujui, serta ditandatangani oleh pemangku kepentingan. Hasil kerja ini mewakili output dari proyek dan biasanya berbentuk dokumentasi yang disimpan atau dipindahkan ke Repositori Arsitektur untuk referensi di masa depan. Hasil kerja dapat berisi banyak artefak, yang merupakan produk kerja arsitektur yang menggambarkan aspek tertentu dari arsitektur.

Artefak, pada gilirannya, dapat diklasifikasikan sebagai katalog, matriks, atau diagram, dan dapat mewakili berbagai elemen arsitektur yang berbeda, seperti kemampuan bisnis, model data, atau komponen teknologi. Artefak juga dapat digunakan untuk menggambarkan hubungan antara elemen arsitektur yang berbeda, seperti bagaimana kemampuan bisnis berkaitan dengan proses bisnis.

Blok bangunan, di sisi lain, mewakili komponen yang dapat digunakan kembali dari kemampuan perusahaan yang dapat digabungkan dengan blok bangunan lain untuk menghasilkan arsitektur dan solusi. Blok Bangunan Arsitektur (ABBs) menggambarkan kemampuan yang diperlukan dan membentuk spesifikasi Blok Bangunan Solusi (SBBs), yang mewakili komponen yang akan digunakan untuk menerapkan kemampuan yang diperlukan. Sebagai contoh, kemampuan layanan pelanggan mungkin diperlukan dalam suatu perusahaan, yang didukung oleh banyak SBB, seperti proses, data, dan perangkat lunak aplikasi.

Jadi, hubungan antara hasil kerja, artefak, dan blok bangunan adalah bahwa hasil kerja dapat berisi banyak artefak, yang dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek dari lingkungan arsitektur. Blok bangunan, seperti ABB dan SBB, digunakan untuk menerapkan kemampuan yang diperlukan yang dijelaskan oleh artefak dan hasil kerja. Dengan menggunakan blok bangunan, organisasi dapat menciptakan komponen yang dapat digunakan kembali yang dapat digabungkan untuk menghasilkan arsitektur dan solusi secara lebih efisien dan efektif.

Contoh – Dokumen Definisi Arsitektur

Contoh yang diberikan mengacu pada hubungan antara hasil kerja, artefak, dan blok bangunan dalam konteks pembuatan Dokumen Definisi Arsitektur.

Dokumen Definisi Arsitektur adalah hasil kerja formal yang mendokumentasikan Deskripsi Arsitektur, yang memberikan gambaran komprehensif mengenai arsitektur perusahaan. Dokumen ini biasanya berisi sejumlah artefak pendukung, yang merupakan produk kerja khusus yang menggambarkan aspek tertentu dari arsitektur.

Dalam contoh yang diberikan, diagram alur proses dibuat untuk menggambarkan proses penanganan panggilan target, yang merupakan blok bangunan yang mewakili kemampuan khusus yang dibutuhkan oleh arsitektur. Diagram alur proses adalah artefak yang menggambarkan interaksi, masukan, dan keluaran dari proses penanganan panggilan. Artefak ini juga dapat menggambarkan blok bangunan lain, seperti pihak-pihak yang terlibat dalam proses, seperti Perwakilan Layanan Pelanggan.

Contoh ini menggambarkan bagaimana hasil kerja, artefak, dan blok bangunan saling terkait dalam kerangka kerja TOGAF. Dokumen Definisi Arsitektur adalah hasil kerja formal yang berisi kumpulan artefak pendukung yang menggambarkan blok bangunan yang relevan terhadap arsitektur. Artefak-arafak ini, pada gilirannya, menggambarkan kemampuan khusus, proses, model data, dan komponen teknologi yang membentuk arsitektur perusahaan.

MetaModel Konten

MetaModel Konten adalah kerangka konseptual yang digunakan dalam TOGAF untuk mendefinisikan dan mengorganisasi jenis-jenis blok bangunan yang mungkin ada dalam suatu arsitektur, serta bagaimana mereka dapat dijelaskan dan saling dikaitkan. Dengan kata lain, MetaModel Konten adalah model konseptual yang menggambarkan konten arsitektur dalam hal komponen-komponennya dan hubungan antar komponen tersebut. MetaModel Konten memberikan pandangan tingkat tinggi terhadap konten arsitektur, termasuk jenis-jenis artefak dan blok bangunan yang digunakan, serta hubungan antar mereka. MetaModel Konten digunakan untuk mengorganisasi dan mengklasifikasikan konten arsitektur serta memastikan bahwa konten tersebut konsisten dan selaras dengan visi dan tujuan arsitektur secara keseluruhan.

 

Hubungan Antara TOGAF ADM dan Kerangka Konten

TOGAF ADM (Metode Pengembangan Arsitektur) adalah proses untuk mengembangkan arsitektur perusahaan yang membawa perusahaan dari kondisi dasar saat ini ke kondisi target di masa depan. ADM terdiri dari beberapa tahap, termasuk perencanaan visi, definisi arsitektur, perencanaan transformasi, dan Tata Kelola Arsitektur, masing-masing dengan input dan output khusus.

Kerangka konten memberikan struktur untuk hasil kerja yang dihasilkan selama setiap tahap ADM. Kerangka ini mendefinisikan jenis-jenis hasil kerja yang seharusnya dihasilkan, seperti katalog, matriks, dan diagram, serta bagaimana mereka sesuai dengan tampilan arsitektur secara keseluruhan perusahaan. Kerangka konten juga mendefinisikan hubungan antara blok bangunan yang berbeda dan bagaimana mereka dapat dijelaskan serta dikaitkan satu sama lain.

Dengan menggunakan kerangka konten sebagai pendamping ADM, arsitek dapat memastikan bahwa mereka menghasilkan jenis hasil kerja yang tepat pada setiap tahap proses dan bahwa hasil kerja tersebut selaras dengan tampilan arsitektur secara keseluruhan perusahaan. ADM menyediakan proses untuk menciptakan arsitektur, sedangkan kerangka konten menyediakan struktur untuk hasil kerja yang membentuk arsitektur. Bersama-sama, keduanya membentuk pendekatan komprehensif untuk mengembangkan arsitektur perusahaan.

 

Ringkasan

Kerangka Konten Arsitektur merupakan komponen utama dalam kerangka kerja TOGAF untuk arsitektur perusahaan. Kerangka ini menyediakan pendekatan terstruktur untuk menggambarkan jenis-jenis produk kerja arsitektur yang seharusnya dihasilkan selama pengembangan arsitektur perusahaan. Kerangka ini didasarkan pada tiga kategori: hasil kerja, artefak, dan blok bangunan. Hasil kerja adalah produk kerja yang secara formal ditinjau dan disetujui oleh pemangku kepentingan, sedangkan artefak adalah produk kerja arsitektur yang menggambarkan aspek tertentu dari arsitektur. Blok bangunan adalah komponen yang dapat digunakan kembali dari kemampuan perusahaan yang dapat digabungkan untuk menghasilkan arsitektur dan solusi.

Kerangka Konten Arsitektur sangat terkait dengan Metode Pengembangan Arsitektur TOGAF (ADM), yang menggambarkan proses perpindahan dari kondisi dasar perusahaan ke kondisi target perusahaan. ADM membutuhkan input pada setiap tahap proses dan menghasilkan output sebagai hasil dari pelaksanaan sejumlah langkah. Kerangka Konten Arsitektur menyediakan struktur dasar bagi ADM yang mendefinisikan input dan output secara lebih rinci serta menempatkan setiap hasil kerja dalam konteks tampilan arsitektur secara keseluruhan perusahaan.

Tinggalkan Balasan